Renungan Harian: Sesuatu yang Berharga, Sudah Semestinya Diberikan Kepada Mereka yang Tahu Maknanya

renungan harian memberi yang terbaik

Renungan Harian: Memberi yang Terbaik

Pada waktu itu, Raja Hizkia merasa amat terancam dan tidak berdaya terhadap serangan musuhnya (2Raja-raja: 9b dan seterus). Ibukota kerajaannya juga sudah dikepung. Dalam keadaan seperti itu, Dia lari kepada Tuhan dan meminta pertolonganNya. Tuhan menjawab tangisan dan permohonanNya, dengan perantaraan nabi Yesaya.  Musuh-musuhnya berhasil dikalahkan. Kerajaannya aman kembali.

Matius 7: 6.12-14 melanjutkan pewartaan Yesus bahwa: 
1). sesuatu yang berharga, sudah semestinya diberikan kepada mereka yang tahu maknanya. 
2). Apa yang kalian kehendaki, buatlah itu kepada orang lain. 
3). Berjuang untuk mendapatkan kesuksesan.

Hikmah yang dapat kita petik:

1.  Permintaan yang menyangkut keselamatan manusia, ketika disampaikan kepada Tuhan, pasti didengarkan. Tuhan punya dan bisa mengabulkan permohonan itu dengan jalanNya sendiri.

2.  Banyak kali terjadi sesuatu yang (masih) berharga (nasi, roti, sayur) diberikan kepada binatang piaraan karena kurang mau melangkah lebih jauh / membuang waktu untuk mberikan kepada para pemulung, anak-anak terlantar di kolong jembatan, asrama-asrama yang kecil-kesil, atau tukang becak dan siapa saja yang mbutuhkan.

Memang mberikan makanan yang lebih kepada hewan piaraan lebih mudah, cepat dan "tidak menimbulkan cerita bersambung / hoax / fitnahan atau sindiran, namun "nilai berbuat baik adalah lebih tinggi daripada cerita-cerita nyinyir itu.  Inilah tantangan yang dialami  orang-orang yang mau berbuat baik.

3. Masuk surga adalah suatu kerinduan dari semua orang, namun untuk mdapatkannya orang harus berjuang. Tidak ada apa pun yang gratis. Dengan berjuang, kita akan menjadi pemenang.

Kita mohon karunia kesetiaan dan tahan menderita agar kuat dalam mengatasi segala rintangan yang menghadang perjalanan kita. Amin. (Mgr Nico Adi MSC).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel