Heboh, Pengakuan Anak Disogok Petugas RS Agar Ayahnya Dikubur Karena Covid-19 Padahal Pasien Negatif

Rekayasa medik di balik covid 19

Diduga Keluarga Disogok Oknum Petugas Rumah Sakit Agar Almarhum Dikuburkan Karena Virus Corona, Padahal Hasil Tes Negatif  


Sebuah Vidio sedang heboh di media sosial. Tentang Pengakuan Seorang Anak yang  (diduga) Disogok oleh Petugas Rumah Sakit Agar Ayahnya Dikubur Karena Covid-19 Padahal Pasien Negatif. Vidio ini menjadi trending. Dalam vidio itu terlihat banyak orang berkumpul di suatu tempat. Tampak seorang pemuda bebaju putih yang diduga anak dari almarhum. Seorang ibu menyanakan kepada pemuda itu agar ia memberikan keterangan.

Dari keterangannya terdengar bahwa ketika ayahnya dimandikan, ada seorang oknum dokter yang (diduga) memberikan uang kepada agar pemuda itu mengakui ayahnya meninggal karena covid-19. Namun Pemuda itu menolak uang yang diberikan oknum dokter. 

Ketika ayahnya dimandikan terjadi sedikit cek-cok antara petugas rumah sakit dengan keluarga. Karena Oknum petugas di raumah sakit tersebut ingin menguburkan korban karena terinfeksi covid-19, pihak keluarga menolak. Sebab korban meninggal bukan karena covid-19, sebab hasil tesnya negatif.

Awalnya terjadi kesepakatan bahwa jenazah akan di mandikan, sesuai syariat Islam. Setelah dimandikan oleh imam dan anak almarhum, dan pihak RS (diduga) langsung menyogok anak almarhum dengan sejumlah uang, namun anak almarhum 
menolak. 

Dari rekaman suara seorang ibu yang merekam kejadian ini, lokasinya terjadi di Kota Manado, Sulawesi Utara.


Tonton Vidionya >>> DISINI

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel