Organisasi Radikal dan Pemberontakan Terhadap Ideologi Pancasila

Organisasi Terlarang Di Indonesia

Organisasi Terlarang Di Indonesia

Pada awal Orba masyarakat dilarang untuk memperingati 1 Juni sebagai hari Lahir Pancasila. Sejak 2017 tanggal1 Juni resmi menjadi hari libur nasional untuk memperingati hari "Lahirnya Pancasila".
Lahirnya Pancasila adalah judul pidato yang disampaikan oleh Soekarno dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan) pada tanggal 
1 Juni 1945. Dalam pidato inilah konsep dan rumusan awal "Pancasila" pertama kali dikemukakan oleh Soekarno sebagai dasar negara Indonesia merdeka.

Lalu apakah Pancasila bisa diterima semua pihak? Teryata tidak, dari dulu sampai sekarang ada kelompok-kelompok yang menolak Pancasila, anti Pancasila dan ingin mengganti Pancasila. Kita bahas secara singkat.

1. Pemberontakan DI/TII 1949 - 1962

Pada 7 Agustus 1949 didesa Cisampah Tasikmalaya Jabar, Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo memproklamasikan Negara Islam Indonesia ( NII ) yang diberi nama Darul Islam ( DI ), sedangkan tentaranya dinamakan Tentara Islam Indonesia, Kartosoewirjo sbg Imam besarnya DI  yang menolak Pancasila, anti Pancasila dan beberapa kali memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Soekarno, alasannya karena pemerintahan Soekarno berdasar Pancasila bukan Islam, sedangkan Kartosoewirjo sendiri ingin mendirikan negara islam dgn hukum islam dan tdk boleh yang lain.

Adapun pemberontakan DI/TII ini tersebar dibeberapa daerah dan dgn pemimpinnya sendiri2 seperti : Jawa Barat (Kartosoewirjo), Jateng (Amir Fatah), Sulawesi Selatan (Kahar Muzakar), Aceh (Daud Beureh), Kalimantan Selawesi (Ibnu Hajar). Di Jawa Barat DI/TII dikenal dengan istilah Gerombolan, siapa saja yang tidak setuju dgn ide negara islam, dibakar rumahnya, dibunuh, kampungnya dibakar, mereka juga sering merampok hasil tani masyarakat, ulama Jabar yg tdk setuju dgn negara Islam diserang mereka. DI/TII ini dikenal kejam danbtdk segan2 membunuh. Kartosoewirjo sang imam besar DI/TII 13 tahun memberontak angkat senjata dgn tujuan mendirikan negara islam yg benci/anti Pancasila dan pd 4 Juni 1962 Kartosoewirjo berhasil ditangkap dan pd persidangannya menurut Jaksa korban jiwa yang dilakukan DI/TII sebesar 22.895 orang. Kartosoewirjo dihukum mati pd Sept 1962.

2. Hizbu Tahrir Indonesia

Hizbut Tahrir (HT), (Indonesia :HTI) dibentuk okeh Taqiyyuddin Al Nabhani di Palestina pd 1953. Masuk ke Indonesia pada tahun 1983an diboyong oleh oleh Abdurrahman Al Baghdadi , seorang aktivis HT Australia yg berasal dari Yordania, yangbertujuan menyebarkan paham HT di Indonesia. Dia datang ke Bogor untuk mengajar di pondok pesantren Al Ghazali, kemudian masjid Al Ghifari IPB Bogor dijadikan tempat penyemaian ide-ide HT kepada mahasiswa, pada era 90 an ide-ide dakwah HTI merambah kemasyarakat, melalui aktivitas dakwah di masjid, kampus/universitas, perkantoran, perusahaan, dan perumahan. Mulai era reformasi HTI menjadi sangat bebas sebebas bebasnya menyebarkan pahamnya, seperti pada 12 Agustus 2007 menghelat konferensi khilafah Internasional di GBK dengan sedikitnya 100 ribu peserta. HTI anti Pancasila dan ingin mendirikan negara khilafah dengan hukum islam, ingin menggantikan Pancasila dengan khilafah. Di beberapa negara di Timur Tengah HTI berusaha menyusup ke tubuh militer dan mengajak memberontak/makar pemerintah yang sah. Pada 19 Juli 2017 presiden Jokowi resmi membubarkan HTI lewat Perppu Ormas nomor 2 tahun 2017, karena HTI sangat berbahaya anti Pancasila, menolak Pancasila dan bertujuan mendirikan negara Khilafah.

3. Jamaah Ansharut Daulah (JAD)

JAD ( Jamaah Ansharut Daulah ) dibentuk pd th 2014 oleh Aman Abdurrahman, JAD kelompok teroris yang berafiliasi dengan ISIS yg  hendak mendirikan negara islam/khilafah. JAD anti Pancasila, JAD selama ini terkenal dgn aksi brutal terorisnya, mereka banyak menjadi dalang bom bunuh diri selama ini, seperti bom bunuh diri 3 Gereja Surabaya 2018 yg dilakukan satu keluarga, bagi mereka itu jihad membela agama dan jika mati langsung masuk surga. JAD sgt berbahaya, JAD membangun sistem yg terstruktur didunia maya, 90% baiat mereka secara online  dan pd 31 Juli 2018 Pengadilan resmi memutuskan melarang organisasi tsb.

Bagi kelompok-kelompok tersebut diatas, bagi mereka Pancasila itu Thogut, haram, syirik dan harus diperangi. Dan kepada mereka semua yang anti pancasila, yang menolak Pancasila, yang ingin merubah Pancasila dengan khilafah, kalau anti Pancasila jangan tinggal di Indonesia, enyah saja dari Indonesia, kami tdk butuh kalian semua, kami tidak butuh negara agama/khilafah sebab kami sudah punya Pancasila, Indonesia sudah sangat tepat dan sgt bagus dgn Pancasila, kami akan terus menjaga Pancasila dari para bedebah seperti kalian kaum perusak. Kami akan jaga Pancasila. Kami akan merawat Bhinneka Tunggal Ika. 

Selamat Hari " Lahir Pancasila " 1 Juni 2020,

Dan kepada mereka semua yg menolak Pancasila, kalau anti Pancasila jangan tinggal di Indonesia.
Jaga Pancasila.
Rawat Bhinneka Tunggal Ika.

#PancasilaAbadi!
#KesaktianPancasila!
#NKRIHARGAMATI
#IndonesiaCyberArmy

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel