Mengapa Bung Karno Disiksa Secara Medis di Wisma Yaso?

sebelum meninggal, Bung Karno diasingkan di wisma yaso
Saya semakin paham kenapa Bung Karno disiksa secara medis di dalam wisma yaso, Chaerul Saleh mati menggenaskan di toilet penjara. DN Aidit dibunuh dipinggir sumur tua di Boyolali. Njoto dibunuh. Yani dimatikan dalam sebuah konflik tak jelas. Nasution ditelikung pada jam-jam pertama MPRS dan Kemal Idris disingkirkan pasca menjabat Pangkowilhan Indonesia Timur. 

Semakin saya paham kenapa ribuan intelektual dibuang ke pulau buru. Dibantai hak hidupnya dan hak kehormatannya, buku-buku Pram dibakari. Semua lawan dan kawan Bung Karno yang paling ideologis dibunuh, dibui kemudian propaganda dibesar-besarkan 

Semakin paham saya setelah membaca kronologis penguasa secara sistematis Freeport dan penelikungan geopolitik Amerika Suriah dan penghantaman Iran. 

Seperti kata Bung Karno :
"Indonesia is the richest country in the world " Kita punya material investment, minyak, timah, tin, karet, kayu, teh, cengkeh, kelapa, tebu, kambing, bebek, ayam, indonesia segalanya punya. Tapi kita jangan hanya menebah dada sekedar punya karena semua itu harus digali.

Sekarang Indonesia sudah kay tetapi itu yang dipermukaan bumi saja, it is only what we have on the surface of indonesia what we strached, kita tinggal garuk.  What we have strached from the surface from the surface of our country, kita memang belum selidiki sama sekali dalamnya, baru kulit saja sudah kaya belum isinya, belum dalamnya 

Tetapi apa yang terkandung in the womb, didalam haribaan Ibu Pertiwi kita belum tahu, untuk itu kita butuh human skill, anak-anak indonesia menggali sendiri, kita harus mempunyaai human skill, ahli geologi, ahli kimia, ahli teknologi, untuk menggaaruk kekayaan bangsa ini untuk kemakmuran  rakyat.

Bung Karno menolak memberikan kekayaan dan kepemilikan pada asing tetapi akhirnya Bung Karno "dibunuh" dalam rangkaian september 1965. Dan sekarang Freeport memperpanjang kontrak sampe 2041, buat apa kita merdeka kalau cuma disuruh nonton orang asing mengambil dan makan kekayaan bangsa sendiri?


Jadi september 1965 bukan hanya para Jenderal dibunuh tapi sebagai titik awal bangsa kita di Rampok  besar-besaran. Kita harus tau sejarah agar bangsa kita bangkit karena kita masih punya anak-anak dengan masa depannya dan jangan asingkan mereka dengan sejarah...!!! 

6 Juni 1901 - 6 Juni 2020 Al Fatihah
Eka Nursekha

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel