Budaya Pehere Jara Bui Ihi Di Sabu Raijua


Peherejara Bui ihi merupakan bentuk ungkapan syukur oleh orang sabu karena hasil panennya bagus dan Bui ihi juga suatu ungkapan syukur kepada Deo Ama (Allah Bapa) untuk menjaga supaya mereka terbebas dari segala mara bahaya serta sakit penyakit sampai pada musim berikut.

Budaya Pehere Jara Bui Ihi Di Sabu Raijua

Bui Ihi” yang artinya membersihkan diri, menghitung jumlah anggota keluarganya masing-masing,baik laki-laki, perempuan termasuk bayi yang lahir pada tahun tersebut maupun anggota keluarga yang sudah meninggal. Dan yang melaksanakan perhitungan ini adalah masing-masing kepala keluarga, setiap keluarga di dalam rumah tangga membuat ketupat adat yang disebut “Kedu'e Dunu' yang artinya "Tritunggal"

Ketupat tritunggal tersebut diisi dengan biji jangung,kacang hijau,dan gumpaln nasi, semua biji-biji pangan harus sesuai dengan jumlah anggota keluarga yang hidup dan yang sudah meninggal dan jumlahnya sama di masing-masing ikatan ketupat tritunggal.

Ikatan pertama dari Ketupat tritunggal diperuntukan bagi anggota keluarga mereka yang sudah meninggal, ketupat tersebut diletakan pada tiap kuburan anggota keluarga yang sudah meninggal. Ikatan Kedua ketupat tritunggal diperuntukan bagi anggota keluarga yang masih hidup,.

Ketupat akan diikat pada tiang rumah adat mereka masing-masing, dan ikatan ke tiga ketupat tritunggal dipertuntukan bagi Hewan dan ternak peliharaan yang akan diikat apa tiap pintu kandang ternak. Apabila telah selesai kegiatan tersebut maka pada malam harinya dilaksanakan kegiatan tarian Pedoa Bui Ihi yang melibatkan seluruh masyarakat ada.




_______________
Artikel  ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu kami untuk mengembangkan atau merevisinya. Silahkan tinggalkan komentar yang membangun di kolom komentar atau Hubungi kami.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel