Apa Pelajaran Dari Peristiwa Abraham Mempersembahkan Ishak, Anak Semata Wayangnya?

PELAJARAN DARI PERISTIWA ALLAH PERINTAHKAN ABRAHAM UNTUK PERSEMBAHKAN ANAKNYA ISHAK

PELAJARAN DARI PERISTIWA ALLAH PERINTAHKAN ABRAHAM UNTUK PERSEMBAHKAN ANAKNYA ISHAK 

4.000 tahun yang lalu, yaitu 2.000 tahun Sebelum Masehi hidup seorang Nabi namanya Ibrahim beragama KEYAKINAN bertempat tinggal di Negeri yang sekarang namanya Israel di Timur Tengah Ibrahim sangat mempercayai Tuhan, sehingga apapun yang diperintahkan kepada Ibrahim pasti dilakukan Ibrahim punya anak yang sudah sangat lama dinantikan dari janji Tuhan 50 tahun lamanya Ibrahim menantikan janji Tuhan akhirnya terwujud dan Isak lahir pada waktu Ibrahim sudah berumur 100 tahun 

Pada suatu hari Allah menyuruh Ibrahim untuk mempersembahkan anaknya Ishak sebagai korban persembahan untuk dibakar. Ibrahim bersedia melakukan, anaknya Ishak dibawa ke atas gunung Moria untuk dipersembahkan Isak anaknya yang berumur 17 tahun diikat kemudian diletakkan diatas timbunan kayu bakar. Ibrahim mengambil pisai untuk memotong leher anaknya. Begitu pisau dihunus untuk memotong, tiba tiba muncul seorang malaekat memegang tangan Ibrahim dan berkata :

Ibrahim sarungkan pedangmu jangan bunuh anakmu. Sekarang Tuhan sudah melihat bahwa kau orang yang sangat setia mematuhi Perintah Tuhan. Lepaskan anakmu dan sebagai gantinya ambil itu domba yang terikat disemak. 

Ibrahim terkejut dan penuh sukacita dan melepaskan anaknya kemudian mereka berdua Ibrahim dan Isak mempersembahkan domba itu kehadapan Tuhan. 

APA PELAJARAN DARI PERISTIWA ABRAHAM MEMPERSEMBAHKAN ISAK ?

Tuhan menyuruh orang mempersembahkan anaknya sebagai korban bakaran. Apalagi anak yang sudah lama dinantikan selama 50 tahun. Tuhan kejam, masa menyuruh orang mempersembahkan anaknya sebagai korban bakaran 

Apa Tuhan mampu mempersembahkan anaknya sendiri ?

JAWABAN :
Tuhan mampu membuat Anak Nya sendiri sebagai korban persembahan, Itulah Yesus Kristus yang mati disalibkan diatas kayu salip bukit Golgota. Tuhan memberikan domba kepada Ibrahim sebagai ganti Isak sebagai korban persembahan. Domba itu adalah lambang dari Yesus Kristus Anak Allah. 

Nabi Johanes berseru kepada masyarakat Israel, Inilah Yesus Kristus domba Allah yang mengangkut dosa manusia. Yesus Kristus Anak Allah, Yesus Kristus Domba Allah korban persembahan pengganti dosa manusia yang mau percaya. Setelah percaya dosa kita dihapus dan kita dimasukkan kedalam Kerajaan Allah tapi harus melakukan kehidupan yang baru dengan meninggalkan cara manusia yang sesat. Kalau kita tidak melakukan Hukum dalam Kerajaan Allah maka hak Kerajaan bisa dicopot juga. Penebusan bukan Gratis tapi harus dibayar dengan pertobatan. Abraham bersedia mempersembahkan anaknya, Tuhan bersedia dan sudah mempersembahkan Anaknya untuk kita. 

Tapi Yesus Kristus yang dipersembahkan di kayu salip mati dan dikuburkan, bangkit lagi Hari Ketiga menjadi Penguasa atas langit dan bumi. Yesus Kristus adalah Anak Allah = Tuhan. Amen

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel