Kini Peringatan Dari WHO Terbukti: WHO Peringatkan Gelombang Kedua Wabah Virus Corona

Pandemi virus corona gelombang kedua
Pegiatliterasi.com - Penyebaran Virus Corona Di Indonesia kini kembali menukik tajam. Padahal sempat mereda di beberapa hari terakhir. Yang paling terasa adalah di DKI Jakarta dan Kota kota besar lainnya.

Artinya, Indonesia dan bahkan negara lainnya masuk dalam fase kedua penyebaran virus corona.

Peringatan dari WHO tentang Pendemi Virus Corona Gelombang Kedua
Kasus Covid 19 kembali meningkat di beberapa negara, termasuk Indonesia, sesungguhnya bukan hal yang mengagetkan. Sebab hal ini sudah diperingatkan oleh WHO tentang adanya gelomang kedua penyebaran virus corona.
Seperti diberitakan sebelumnya bahwa, tetap berada di tengah-tengah wabah virus corona ketika negara-negara terus berjuang untuk menahannya dan banyak negara juga dengan cepat membuka kembali roa perekonomian ketika kasusnya masih meningkat.

Seperti dilansir dari KompasTV (30/05/2020), Direktur eksekutif Organisasi Kesehatan Dunia-WHO, Dr. Mike Ryan sekaligus kepala program kedaruratan WHO mengatakan bahwa Pandemi virus Corona belum akan berakhir walau sudah banyak negara yang sudah mulai pulih. Ryan mengatakan bahwa  Virus ini masih akan berlanjut ke  fase berikutnya. 



Ryan mengatakan, kasus virus corona yang meningkat di Amerika Selatan, Asia Selatan dan di tempat lain ini adalah bukti bahwa virus ini sedang menyebar untuk ledakan pandemi berikutnya. 

“Penyakit ini dapat melonjak kapan saja” dan memperingatkan Amerika Utara, Eropa, Asia Tenggara dan bagian lain dunia untuk tidak mengendurkan aturan terkait pengendalian corona atau covid-19 yang terlalu cepat," kata Ryan sebagaimana dikutip KompasTV.

Hal ini akan mempengaruhi optimisme ekonomi global.  Komentar Ryan ini adalah suatu kekuatiran Ryan dari adanya infeksi coronavirus dan kematian, serta melihat kerumunan besar orang kembali memenuhi ruang publik yang dibuka kembali seperti pantai dan taman nasional. 

Selain itu, tanda lainnya di India masih terus berjuang dengan untuk menahan lonjakan kasus virus corona. Brasil juga telah muncul sebagai hot spot Covid-19 yang baru. Amerika  dalam jumlah kasus yang dikonfirmasi, dengan hampir 375.000, menurut statistik Universitas Johns Hopkins. Menurut Kementerian kesehatan Brazil,  COVID-19 membunuh 807 orang dalam 24 jam sebelumnya. Korban tewas satu hari di AS adalah 620.

Oleh sebab itu, puncak gelombang kedua covid-19 diprediksi terjadi dengan tanda adanya temuan kasus positif Covid-19 yang masih tinggi, tetapi ada lonjakan tajam infeksi virus corona yang muncul secara tiba-tiba. Puncak kedua pandemi corona, diproyeksikan tidak terpola seperti gelombang pertama. Puncak kedua ini bisa muncul setelah tingkat infeksi penyakit Covid-19 mulai stabil. Oleh sebab itu, WHO mewanti-wantikan semua negara harus waspada dan tetap berjaga-jga.



Sumber: KOMPASTV

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel