Sama-sama Terjebak Cinta Beda Agama, Andmesh Masih Teguh, Mario Pilih Hijrah

Mario klau menikah dan pindah agama



Mario Klau dan Andmesh Kamaleng adalah salah dua dari puluhan artis asal NTT yang namanya melejit di industri musik nasional, bahkan internasional. Mereka putra-putra terbaik NTT pada masanya di bidang tarik suara. Karena itu, sepak terjang kehidupan pribadi mereka selalu menjadi sorotan media dan para fans, terlebih warga NTT. Maklum saja, karena mereka masih lajang, kehidupan cinta mereka tidak luput dari perhatian para pengguna dunia maya. 

Soal Cinta Beda Agama: Andmesh Masih Tetap Teguh, Tapi Mario Pilih Pindah Keyakinan

Bicara soal perjalanan cinta kedua jebolan The Voice Indonesia asal NTT yang masih lajang itu, ternyata keduanya sangat kontras soal memilih pasangan hidup. Sebagaimana kabar beberapa bulan yang sempat menghebohkan dunia maya, bahwa Mario G. Klau sudah memilih pasangan yang beda keyakinan dan dia ikut agama pasangannya. 




Sama dengan seniornya, Mario Klau, Andmesh Kamaleng juga Punya Pengalaman Cinta Beda Agama. Lagu Pengalaman Pribadinya tentang cinta beda agama menjadi Trending. Namun, Andmesh tidak mau ikut jejak seniornya, Andmesh tidak ingin tinggalkan kayakinan. Sekalipun ia ingin tetap bersatu dengan pasangannya. Itulah yang menghilhami Andmesh dalam lagunya "Kumau Dia". Lagu itu menambah kepopulerannya, setelah merilis lagu "Cinta Luar Biasa", dan disusul dengan "Hanya Rindu". Semua lagu-lagu tersebut meledak di pasaran, bahkan Cinta Luar Biasa, sampai dicover oleh boyband asal Korea Selatan.

BACA JUGA: Peduli Dokter dan Perawat di NTT, Marion Jola Konser Amal Untuk Galang Dana

Itulah Pilihan Mereka: Bukan Urusan Kita

Ketika berita tentang Mario menikah dan pindah agama, banyak yang menghujat keputusannya itu. Namun, masing-masing punya pilihan hidup. Pasti itu yang terbaik menurutnya. Karena itu, seharusnya tidak perlu diributkan, apalagi sampai menghujat dan menghina, bukan urusan kita. Itu adalah hidupnya. 


Penulis seirama dengan Pius Rengka dalam OpininyaBarack Obama pindah agama, biasa-biasa saja. Gabriel Marcel, filsuf eksistensialis itu, pernah tak punya agama, lumrah saja. Nitze menganggap Tuhan sudah mati dan karena itu agama tak penting-penting amat, tak terlalu heboh untuk hari ini. Mike Tyson muhibah ke agama lain, dianggap wajar saja. Pencetak gol indah dari Brazil seperti Ronaldinho, tetap ngelamun tatkala dia masuk gereja dimaklumi lantaran derita miskin yang dialaminya.




Christiano Ronaldo mengocek lawan main hingga tak berdaya tak ada hubungannya sama sekali dengan agama yang dianutnya, meski cara gocek Christiano Ronaldo nyaris serupa dengan Danielson dari Brasil yang Katolik. Mohammad Salah pemain sayap kanan Liverpool berlari sangat cepat lalu menyodok bola hingga gol bertubi-tubi ke gawang lawan yang mayoritas agama berbeda dengannya, tak pernah disoalkan. Yang justru sungguh patut heboh ialah ketika kalangan terbatas memakai agama menjadi alat legitimasi dan konfirmasi sahih untuk membunuh dan membenci orang lain. Bom bunuh diri dilakukan atas nama bela agama.

BACA JUGA: 7 Fakta HTI di Kupang yang Bangkit Lagi


_________________________
BACA BERITA TERKAIT:
  1. "Pembunuh Senyap" Ashraf Sinclair dan Adjie Massaid, Kita Juga Beresiko, Kenali Sejak Dini
  2. 5 Artis Muda Indonesia yang Meninggal Mendadak Karena Serangan Jantung


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel