Jangan Hanya Sibuk Menilai Hidup Orang Lain, Tapi Lupa Akan Kualitas Dirimu

Fokuslah pada diri anda, dan jangan kepo hidup orang lain

Jangan sampai kesibukanmu menilai kualitas orang lain membuatmu lupa akan kualitas dirimu

Mengapa orang Umat Kristen tidak pernah terganggu atau mengganggu dengan agama lain? Karena mereka hanya fokus pada kualitas diri mereka. Orang Bali tidak perlu sweeping untuk memaksa orang lain agar hormati ibadah mereka. Tidak pernah teriak teriak minta dihormati. Mereka tidak gila hormat saat merayakan hari raya. Karena mereka yakin dengan keyakinan mereka, serta tidak gila hormat.

Hanya satu hal yang mereka lakukan saat beribadah, yaitu: "FOKUS". Fokus pada kualitas ibadah. Fokus pada kualitas diri. Fokus memperbaiki diri. 

Fokus pada kualitas diri anda

Simaklah ilustrasi di bawah ini agar kamu mudah memahami, bagaimana kamu harus fokus pada dirimu, bukan pada kejelekkan orang lain.

___________________
Ada seorang anak yang sangat rajin ke Gereja.  Suatu hari Anak itu berkata begini kepada ayahnya:

"Ayah...  mulai hari ini, aku tidak mau lagi ke gereja".

"Loh....kenapa nak?" sahut ayahnya.

"Karena di gereja aku melihat orang orang yang terlihat sangat rohani tetapi sesungguhnya tidak. Mereka sibuk dengan HP masing masing. Sementara yang lain lagi sibuk menilai dan membicarakan kejelekan orang lain". Kata sang anak.
Mendengar itu, ayahnya berpikir sejenak lalu berkata, "Baiklah kalau begitu nak. Namun ayah kasih kamu satu syarat dan kamu kamu lakukan. Setelah itu terserah kamu mau ke gereja atau tidak".

"Apa itu yah?" tanya sang anak penasaran 

"Begini nak, ambillah sebuah gelas lalu kamu isi gelas itu dengan air sampai penuh. Kemudian kamu keliling gedung gereja itu sambil membawa gelas yang berisi air penuh tadi. Dan kamu harus ingat, air dari gelas itu tidak boleh tumpah sedikit pun".

Anak itu pun membawa gelas yang berisi air berkeliling gedung gereja dengan sengat hati hati-hati. Langkahnya sangat pelan hingga tak ada setetes pun dari air dalam yang jatuh.

Setelah selesai keliling gereja, ia pulang ke rumah. Sesampai di rumah, ayahnya bertanya, "Bagaimana? Sudah kamu bawa air itu keliling gereja?

"Sudah yah!!!". Jawab sang anak dengan lantang

"Apa airnya tumpah?" tanya ayahnya.

"Tidak yah. Tidak tumpah sedikit pun". Jawab sang anak.

"Apakah di gereja tadi ada orang yang sibuk dengan HPnya dan sibuk membicarakan orang lain seperti kemarin?".

"Wah, aku tidak tahu yah, dan tidak melihat apapun di sekeliling ku, karena pandangan ku hanya tertuju pada gelas ini dan menjaganya agar tidak tumpah", jawab si anak.

Sang ayah pun tersenyum dan berkata, "Begitulah hidup nak. Kalau kamu fokus pada tujuan hidupmu, kamu tidak akan ada waktu untuk menilai keburukkan orang lain. Jangan sampai kesibukanmu menilai kualitas orang lain membuatmu lupa akan kualitas dirimu".
____________________
Sekian Ilustrasinya. 
Apa yang kita dapat petik dari ilustrasi di atas? Jawabannya: "Fokuslah pada kualitas dirimu". Karena itu, marilah kita fokus pada diri sendiri dalam beribadah, bekerja dan untuk terus menerus bebenah menjadi pribadi yang positif.
Tidak perlu memaksa orang untuk menghormati ibadahmu mu. Tidak perlu sweeping agar orang lain menghargai hari rayamu sepanjang mereka tidak melempar rumah ibadahmu.
Semoga kita menjadi lebih baik dan bermanfaat.

NASIHAT DAN MOTIVASI UNTUK KITA

Simpan rahasiamu untuk dua orang, yaitu:
1. Dirimu, dan
2. Tuhan

Dua orang yang harus kamu jaga di dunia ini:
1. Ibu mu, dan
2. Ayah mu

Ketika kamu susah mohonlah bantuan dengan dua cara:
1. Sabar, dan
2. Berdoa

Jangan risau dua hal ini:
1. Rezeki, dan
2. Kematian
Karena keduanya berada di bawah kekuasaan Sang Pencipta.

Dua hal yang tidak perlu diingat selamanya:
1. Kebaikanmu terhadap orang lain.
2. Kesalahan orang lain terhadapmu.

Tiga hal yang memperindah dirimu:
1. Sabar
2. Tabah
3. Dermawan

Tiga orang yang harus kamu dekati:
1. Orang yang Ikhlas
2. Orang yang setia
3. Orang yang jujur

Semoga bermanfaat. Fokuslah pada diri anda. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel