Berbagi Pengalaman: Ini Yang Saya Lakukan Setelah 17 Kali Ditolak Adsense

cara agar diterima adsense

6 Hal Yang Saya Lakukan Setelah 17 Kali Ditolak Adsense

Sebelum jauh bercerita pengalaman. Saya mau bilang bahwa jangan pernah buat blog hanya untuk dapatkan uang. Buatlah blog untuk berbagi ilmu. Dengan begitu, maka uang itu akan datang dengan sendirinya. Yang penting kita iklas dan hasil karya sendiri. Kalau kita buat blog hanya untuk dapatkan uang, maka kita akan kecewa dan berhenti berbagi kalau tidak dapat uang dari blog. 
Kita lanjut ke pengalaman saya dalam membuat blog, berbagi dan mendapat uang dari adsense. Ketika teman-teman membuka blog ini, dan melihat iklan, itulah adalah hasil jerih payah selama 3 bulan setelah 17 kali ditolak google adsense. Saya sampai membatalkan akun adsense dan mengganti dengan akun adsense dengan email yang berbeda, tetapi tidak berhasil karena dianggap memiliki dua akun oleh adsense. Jadi, jangan pernah membatalkan akun kalau belum siap secara teknis. 


Saya aktif di blog sejak tahun 2012. Itu hanya iseng-iseng upload tugas kuliah. Pada waktu itu saya daftar pakai blogspot. Tahun 2019, blogspot diterima sebagai publisher  oleh adsense dan iklan sudah tampil. Beberapa bulan kemudian, saya memutuskan untuk beli domain TLD. Tujuannya agar terlihat lebih professional dan lebih dipercaya sebagai sumber rujukan oleh teman-teman dosen dan mahasiswa yang mencari materi kuliah di blog saya. Setelah ijrah dari blogspot ke domain TLD,  ternyata iklan yang dulu tayang di blogspot, tidak tayang lagi setelah ganti domain. Meskipun demikian, Saya terus menulis dan juga berusaha memparafrase artikel-artikel materi kuliah dari beberapa sumber. Bersamaan dengan itu, saya ajukan blog ini ke adsense. Sebanyak 17 kali saya di tolak oleh adsense.
Ketika menerima email penolakan dari adsense, tidak ada catatan khusus tentang apa yang saya harus perbaiki. Ini benar-benar puyeng. Emailnya selalu seperti ini, “pegiatliterasi.com belum siap menampilkan iklan, dan seterusnya”. Karena itu, saya sulit untuk menentukan apa yang saya harus perbaiki. Namun, dengan begitu juga saya tahu bahwa blog saya tidak melanggar kebijakan adsense karena tidak ada catatan khusus tentang pelanggaran kebijakan.

Setelah membaca berbagai artikel di google support, saya mulai paham sedikit demi sedikit. Saya mulai benahi beberapa hal ini di blog saya. Ini adalah beberapa hal yang saya lakukan dan kemudian berhasil diterima oleh google adsense.

1. Ganti Tema dan Desain Tampilan Blog, Optimasi Kecepatan Loading Blog

Setiap jam saya hanya nongkrong di depan laptop dengan bermodal hotspot dari android untuk mencari tema gratisan dari internet. Puluhan tema saya download dan coba terapkan ke blog saya. Setelah saya setting tampilannya, saya coba ajukan ke adsense. Namun lagi-lagi ditolak juga. 
Dari pengalaman ini, saya benar-benar paham bahwa, Adsense sungguh-sungguh selektif dalam hal tampilan blog. Tampilan blog harus loading ringan dan benar-benar mendukung penayangan iklan mereka. Tidak boleh sembarangan. Kalau teman-teman belum mampu mendesain tampilan blog pakai tema sendiri, lebih baik pakai tema bawaan blogger saja, agar jangan pusing setingannya. Namun kadang-kadang tema bawaan blogger kurang mantap tampilannya kecuali bagi orang yang punya skil dalam mengedit HTML dengan kombinasi CSS buatan sendiri. 
Setelah berkutat mencari tema, akhirnya saya ketemu blog mbak igniel.com. Secara khusus, saya benar-benar berterima kasih kepada mbak igniel karena temanya keren dan ringan tetapi gratis. Mungkin teman-teman yang mau temanya, saya siap bagikan. Silahkan tinggalkan komentar dan email di kolom komentar.  


2. Edit dan Rapihkan postingan Lama yang Berantakan

Setelah mengganti tema beberapa kali, ternyata membuat postingan lama menjadi berantakan karuan karuan. Jarak antar baris, paragraph, penomor, ukuran huruf, table, gambar, menjadi berantakan dan tidka beraturan lagi. Itu dapat berpengaruh terhadap keefektifan iklan di google adsense karena berkaitan dengan tampilan. Karena seperti yang saya katakana di atas, google adsense benar-benar memastikan tampilan blog untuk diterima sebagai publisher.  Jadi semua postingan lama saya buka satu per satu untuk edit dan rapikan kalimat-kalimat dan paragrafnya. 

3. Menghapus link yang rusak atau broken link

Salah satu syarat dari adsense adalah tentang “inventaris berharga”. Saya coba pahami kalimat ini. (mungkin) maksud mereka adalah ketika pengunjung masuk ke blog kita dan mengklik url atau link ke artikel di blog kita, jangan ada link artikel yang rusak atau terhapus atau tidak ditemukan. Jadi hati-hati menghapus artikel di blog sebab itu akan jadi link rusak atau broken link. 
Yang saya lakukan ketika hapus link atau url adalah “membuat pengalihan khusus”. Sebelum hapus url atau postingan blog, buat dulu pengalihan khusus dari url postingan yang dihapus tadi dialihkan ke url artikel lain yang sejenis dalam blog teman-teman. Maksudnya, ketika postingan atau artikel kita hapus, url itu tetap ada di google. Nah, ketika ada pengujung yang ketik kata kunci yang identik dengan postingan blog yang kita hapus tadi, secara otomatis akan mengarah ke postingan kita. Namun, menjadi masalah, waktu mereka klik, maka artikel itu “tidak ditemukan”, karena sudah dihapus. Itulah yang dimaksud dengan inventaris berharga dari persyaratan google adsense. Jadi Kalau mau hapus postingan, buatlah pengalihan khusus terlebih dahulu. 


Selain itu, hapus juga link rusak yang berasal dari kolom komentar di blog teman-teman. Link aktif di kolom komentar sering kali membuat masalah besar bagi blog kita. Pengalaman saya, link rusak atau broken link di blog saya, ada sekitar 500an broken link yang juga berasal dari kolom komentar. Untuk itu ,saya harus nongkrong berjam-jam di depan laptop untuk hapus semua broken link. 
Namun, kalau teman-teman kurang paham caranya di atas, ada cara lain untuk menghapus link rusak atau broken link yaitu dengan memblok url melalui google console. Jadi link yang kita hapus, masukan ke bagian fitur penghapusan di web master (google console). Cara ini agar url yang telah kita hapus, tidak muncul lagi di pencarian google. 

4. Membaca Artikel dan Pertanyaan-pertanyaan di google support  yang relevan dengan masalah kita 

Walaupun google adsense tidak pernah secara detail menjelaskan apa yang harus dilakukan blogger ketika ditolak, di lain pihak sebenarnya mereka sudah menyiapkan solusi untuk kita melalui artikel-artikel di google support. Namun, banyak diantara kita yang tidak mau membaca dengan tekun dan pahami dengan baik. Misalnya, salah satu yang saya temukan waktu itu di google support  adalah, adsense tidak menerima blog-blog kecil (abal-abal) untuk menulis berita tentang wabah virus corona. Berita tentang wabah corona hanya dapat dipercaya kalau diberitakan oleh media-media besar. Dan blog saya pada saat itu sering publikasi berita tentang virus corona karena cukup lumayan trafiknya. Namun, setelah saya baca bahwa adsense tidak percaya pada blog-blog kecil, saya hapus semua artikel tentang corona di blog saya. Semua URL yang dihapus saya blok di google console. Sehingga tidak muncul lagi di hasil pencarian google.

5. Bergabung ke grup-grup Google Adsense di Facebook

Banyak grup-grup blogger dan rahasia tembus adsense di facebook. Karena itu, saya bergabung di banyak grup itu. Lalu posting pertanyaan tentang masalah saya  di sana. Ternyata ada teman-teman di grup itu yang cukup membantu untuk memberikan saran dan masukan. Misalnya dengan membarikan link artikel yang menjadi solusi dari masalah kita.

6. Daftar Ulang dan Tekun Buat Artikel Sambil Menunggu Email Notifikasi dari Google Adsense

Sesungguhnya, berbagi lewat blog ini, adalah tujuan awal saya membuat blog. Sebab memang niat saya bukan untuk hasilkan uang, namun untuk berbagi materi-materi kuliah. Setelah banyak baca cerita teman-teman yang sukses hasilkan dolar dari blog, baru saya mulai daftar ke adsense. Karena itu, saya setiap hari  harus posting di blog. Tidak pernah kosong. Banyak materi kuliah, saya paraphrase dari tugas-tugas kuliah saya dulu, lalu posting di blog. Ada juga artikel tutorial yang benar-benar saya buat sendiri tanpa nyontek dari sumber lain. Tidak perlu panjang-panjang. Minimal 500 kata itu sudah cukup. 

7. Cara Hapus Link Rusak Di Blog >>> DISINI



2 Belum ada Komentar untuk "Berbagi Pengalaman: Ini Yang Saya Lakukan Setelah 17 Kali Ditolak Adsense "

  1. Hallo bang. Saya boleh minta thema nya. Saya lihat sepertinya temanya cocok untuk blog saya. Ini email Saya bang yusmitha555@gmail.com

    ReplyDelete
Terima kasih telah berkunjung
Berkomentarlah dengan sopan, singkat, padat dan jelas. Pastikan komentar anda berupa pertanyaan, saran, koreksi, atau hal serupa yang bermanfaat bagi anda dan bagi pembaca lainnya. Salam Jabat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel