Catat...Jangan Sering Tidur Miring Ke Kiri, Ini Bahayanya

Bahaya Tidur miring kiri

BAHAYA TIDUR MIRING KE KIRI


Tidur denagn posisi miring ke kanan merupakan posisi tidur yg benar dan tepat. Ukuran paru-paru sebelah kiri lebih kecil dari pada paru-paru sebelah kanan. Karena itu, jantung menahan beban yang lebih sedikit dan lever pun berada dalam kondisi stabil dan tidak menggantung. 



Lambung juga berada dalam kondisi nyaman. Posisi seperti ini, dapat membantu mempercepat proses pengosongan lambung. Tidur dengan posisi miring ke kanan merupakan metode medis yang paling disarankan. Posisi ini juga memudahkan sekresi yang berupa cairan lendir pada bronkus (cabang paru-paru) sebelah kiri.

Seringnya terjadi pembengkakan paru-apru sebelah kiri (dan bukan paru-paru sebelah kanan) disebabkan oleh posisi bronkus yang berbeda. 

Bronkus sebelah kanan posisinya menyamping, sehingga lendir mudah dikeluarkan, sedangkan bronkus sebelah kiri posisinya vertikal, sehingga lendir lebih sulit dikeluarkan, sebab harus di dorong ke atas. Jika dibiarkan, hal ini dapat mengakibatkan terjadinya penimbunan lendir di batang tenggorokan yang mengakibatkan pula munculnya gangguan pada paru-paru dan organ pengeluaran misalnya ginjal. Karena itu, pengobatan paling mutakhir untuk mengatasi masalah tersebut adalah tidur dgn posisi miring ke kanan.

Manfaat tidur miring ke kanan:

  1. Mengistirahatkan otak sblh kiri

  2. Mengurangi beban jantung

  3. Mengistirahatkan lambung

  4. Meningkatkan pengosongan kandung empedu, pankreas

  5. Meningkatkan waktu penyerapan zat gizi

  6. Merangsang buang air besar (BAB)

  7. Mengistirahatkan kaki kiri

  8. Menjaga kesehatan paru-paru

  9. Menjaga saluran pernafasan

Sudah tahu kan bahayanya. SO, Mari kita saling memberi info yang bermanfaat. Bagikan kepada keluarga dan sahabat kalian. salm sehat.

Catatan: Sebenarnya tidur miring kiri itu juga baik untuk jantung, pencernaan dan lain-lain. Bahaya di atas terjadi kalau terlalu sering dan kelamaan. Ingat ya.. jangan kelamaan tidur miring.

Sumber: dikutip dari tulisan dr.Franky

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel