Stop Buang Sampah Lewat Jendela Mobil! Karena Jalanan Bukan Tempat Sampah!

Jangan Buang sampah sembarangan
Fenomena di jalanan, buntutin mobil mewah, tiba-tiba sampah keluar dari jendela mobil. Emosi saya langsung memuncak, pengen pungut itu sampah dan sumbat di mulutnya, sambil bilang, "makan sekalian itu sampah!". Lebih parah lagi, itu mobil plat merah. Emosinya bukan main!

Itu adalah perilaku buruk yang banyak kita temui di banyak tempat. Mobilnya mewah, bahkan mobil plat merah, tetapi perilaku primitif. Orang-orang seperti ini seakan tidak tahu malu dengan hewan. Anjing saja tahu tempat dimana dia buang “kotorannya”, masak manusia yang sudah sekolah betahun-tahun, tidak bisa buang sampah pada tempat yang benar? Seharusnya Malu! 

Banyak yang bilang begini, “kan nanti ada yang tukang sapu”. Lagi-lagi ini pikiran yang sangat konyol dan tertinggal. Mereka tidak pernah berpikir, jumlah penyapu jalan dapat dihitung dengan jari, sedangkan orang yang menghasilkan sampah tidak sebanding dengan jumlah penyapu jalan. Jam kerja penyapu jalan pun hanya pagi hari, sementara sampah, dihasilkan sepanjang hari. Satu orang saja bisa menghasilkan 5-10 potong sampah dalam waktu satu jam. Bagaimana mereka bisa bilang “nanti ada orang yang sapu?”. Jangan berpikir beg*. 

So, mulai sakarang, sadarlah! Malu sama kucing, yang menguburkan “kotorannya” setelah buang air. Masak kamu yang sekolah bertahun-tahun, tetapi buang sampah sembarangan. Sediakan tempat sampah dalam mobil, supaya jangan buang sampah lewat jendela. Bila belum menemukan tempat sampah, simpanlah sampai anda menemukan tempat sampah. 

Mengapa Jakarta menjadi langganan banjir, salah satu penyebab adalah warga membuang sampah sembarangan. Kita melihat sampah-sampah penuhi kali dan menyebabkan tersumbatnya jalan air. Meskipun begitu, kita seakan kita tidak pernah sadar akan bahayanya sampah yang dibuang pada sembarangan tempat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel