Paradoks Zaman: Kenyataan Tidak Seindah Sosial Media

Paradoks Zaman: Harapan dan Kenyataan
Foto: Islamidia.com

Paradoks Zaman sekarang, semua hal pribadi diumbar di dunia sosial media sampai urusan ranjang saja orang bisa share di media sosial. Update foto di sosmed merasa Paling kaya,  padahal hidup bagai petak umpet dengan penagih hutang.

Berlagak paling tahu segalanya. Pada hal, ketika wawancara kerja, tanyatakan hal-hal kecil saja tidak tahu. Memang dunia nyata itu tidak seindah kita tulis status di media sosial. Maki orang, hina dan intimidasi. Coba di dunia nyata, kita harus melatih diri untuk berperasaan, memiliki nalar, menerima kenyataan. 

Baca Juga:
  1. MATEMATIKA KEHIDUPAN
  2. 15 Kebiasaan Ini Dapat Mencegah Berbagai Penyakit
  3. SAPAAN ITU TERNYATA HARGANYA SENILAI NYAWA


Kalau kamu dipanggil cantik, berterima kasih lah. Karena sudah dandan berjam-jam, ada juga yang melihat hasilnya.  Walaupun terkadang orang katakan kamu cantik, itu pelecehan dan hanya untuk menyenangkan mu saja.

Kalau ditanyain kapan nikah, mungkin dia tidak update kehidupan sosial kamu, jadi tak usa tersinggung, jawab saja apa adanya. Lagian udah nikah atau belum, bukan urusan dia. Hidup kamu, bukan hidup dia.

Baca Juga:


Anak sudah berapa? mau berapa pun bukan dia yang bayarin hidup mu kok.
Kalau ditanya kerja dimana, Ya jawab saja apa adanya. Kalau belum kerja ya, jujur saja. Walau terkadang, orang yang bertanya itu, hanya untuk pamer dia lebih baik dari kamu. Meski sebenarnya, dia juga belum tentu lebih sukses dari pada kamu.

Baca Juga:




Tak usa minder dengan interaksi sosial. Hadapi saja. Karena penting sekali social Skill di dunia pekerjaan. Pergaulan sampai suatu saat kalau memang ingin berkeluarga dan mendidik anak-anak.

Salah satu Social Skill adalah bisa membaca mana yang hanya sekedar basa-basi dan mana yang serius. Social Skill itu harus diasah dengan banyak bergaul bukan dengan banyak memaki dan banyak baca tulisan netizen yang sensi di Sosial media. 

Artikel Terkait:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel