Hukuman Untuk Sopir atau Tukang Ojek Yang Minta Tarif Terlalu Mahal

 
Sopir taksi nakal
Ilustrasi Tukang Ojek Ditangkap Polisi
Ini berawal dari peristiwa yang viral beberapa hari lalu di Tanjung Duren, Jakarta Barat. Dimana 3 orang ojek pangkalan (opang) mematok tarif ojek 250.000 kepada 3 orang penumpang. Kisah ini menjadi viral karena salah satu penumpang merekam transaksi penyerahan uang dari penumpang ke tukang ojek yang bersangkutan. TUkang ojek meminta tariff yang tidka masuk akal kepada penumpang. Setelah video itu viral, polisi bergerak dengan cepak dan ketiganya ditangkap dan dikenai pasal tentang pemerasan. Yaitu, Pasal 368 KUHP, tentang pemerasan. Dengan ancaman kurungan penjara maksimal 5 tahun. 
Baca Juga:

Langkah-Langkah Pertolongan Pertama Korban Lakalantas

Dikutip dari Detik.com, Peristiwa itu sebetulnya kejadian Oktober 2019. Bermula ketika tiga korban dari Kediri, Jawa Timur, tiba di Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Mereka saat itu hendak menuju ke Jl Manggis 1, Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Setelah turun di Terminal Kalideres, ketiga korban menuju ke pangkalan ojek. Saat itu ketiga korban bertemu dengan tiga pelaku dan memintanya mengantarkan ke lokasi tujuan di Tanjung Duren. Ketiga korban juga sempat menanyakan tarif kepada pelaku. Namun para pelaku saat itu menjawab tidak jelas dan hanya menyebut dua setengah.

Saat itu ketiga korban mengira 'dua setengah' yang dimaksud adalah Rp 25. 000. Tanpa banyak tanya lagi, akhirnya mereka setuju dan diantarlah hingga ke lokasi tujuan. Sesampai di lokasi tujuan, opang tersebut meminta bayaran Rp 250.000 per orang. Penumpang pun tidak terima dan sempat terjadi cekcok.
Baca Juga:

Kita Wajib Tahu, Cara Menolong Korban Kecelakaan Lalu Lintas


Pelajaran Untuk Kita
Kisah ini kiranya menjadi pelajaran kepada kita, baik tukang ojek atau sopir maupun penumpang. 
Untuk para penumpang, bila merasa diminta uang tarif yang tidak masuk akal, segera lapor kepada polisi karena itu perbuatan pemerasan. Tipsnya, sebelum niak ojek atau taksi, tanyakan terlebih dahulu secara pasti dan jelas tarifnya. Sudah sepakat barulah naik taksi atau ojek.   
Bagi para tukang ojek atau sopir dimana pun, jangan bermain api lagi. Kalau anda bermain-main dengan penumpang, anda akan menyesal karena kena pasal pemerasan. Yaitu, Pasal 368 KUHP, tentang pemerasan. Dengan ancaman kurungan penjara maksimal 5 tahun.
Baca Lainnya:

Hal-hal yang tidak boleh dilakukan Apabila Melihat Kecelakaan Di Jalan Raya





Baca juga:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel