Entah Apa Yang Merasukinya, Hanya Kata “RIP” Saja Dipersoalkan

RIP hanya untuk non muslim

Baca Juga: 
Kepergian Ashraf Sinclair tentu meninggalkan luka dalam bagi Bunda Bunga Citra Lestari bersama sang anak dan semua keluarga, termasuk rekan-rekan artis. Namun, kematian Ashraf Sinclair juga meninggalkan kesan berbeda bagi warganet yagn satu ini. Dia adalah pemilik akun Twitter @NengAnyar15. Dia mempersoalkan ucapan belasungkawa warganet lainnya yang menulis di stastus mereka “RIP Ashraf Sinclair”.

Menurut @NengAnyar15, karena almarhum Ashraf seorang muslim tidak tepat kalau diberi ucapan RIP. Dikutip dari Suara.com, persoalan ii berawal dari Berawal dari cuitan akun @TanYoana yang mengomentari kabar kematian Ashraf yang diunggah oleh akun Twitter resmi Billboard Indonesia, Selasa (18/2/2020). Akun @TanYoana menulis, "RIP (emoji tangan berdoa)". Itulah awal mula keributan itu. Akun @NengAnyar15 membalasnya, "Maaf, Alm seorang Muslim. Jadi jangan menggunakan RIP".

Perdebatan ini menjadi viral dan menuai kecaman dari publik. Aline Yoana Tan, pemilik akun @TanYoana membalas, "Dunia ini punya beraneka ragam agama. Tidak hanya Islam, emangnya teman Almarhum Balasan @TanYoana tersebut, mendapat ratusan ribu like dan retweet serta komentar.
 
Arti Kata Rest In Peace


Baca Juga: 

Pada cuitan berikutnya, akun @NengAnyar15 kembali membalas. Menurutnya, RIP adalah kepanjangan dari Requiescat in pace. "RIP kepanjangan dari Requiescat in pace. Biasa terdapat pada epitaf dan disenandungkan saat Misa Requiem. Jangan campuradukkan aqidah dalam beragama. Kalau gak bisa ucap Innalilahi, lebih baik yang umum saja seperti 'Turut berduka cita'," .Muslim semua? Saya menghargai Islam. RIP : Rest In Peace. Beristirahat Dalam Damai. Ada orang Muslim meninggal dunia, kok dibilang RIP? Apakah RIP sebuah ucapan belasungkawa?"  Tulis @TanYoana.”  

Dua cuitan akun @NengAnyar15 ini mendapatkan banyak respons warganet. Salah satunya bahkan mendapatkan ratusan seribu retweet dan komentar.
Namun warganet menyerang balik @NengAnyar15.  Mayoritas warganet merasa persoalan ucapan duka ini tidak perlu diributkan. Seperti komentar dari @dalggogi yang menulis, "Doakan aja kenapa sih, yang kaya gini kok di ributkan, gendeng". Sementara warganet yang lain mengungkapkan bahwa @NengAnyar15 juga pernah mengucapkan RIP sebelumnya. Ini terbukti dari cuitan-cuitan lamanya.

LAinnya:


Ada-ada saja ya, warga +62, saking mabuk agama, hal remeh saja dipeributkan. Endonesia-oh-endonesia. Kapan kita maju kalau begini. Negara lain, uda memikirkan ruang angkasa, kita masih sibuk dengan agama orang lain. Ya Allah, sadarkanlah kami. Amin!

Terbaru:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel