Kita Wajib Tahu, Langkah-Langkah Pertolongan Pertama Korban Kecelakaan Lalu Lintas, Lengkap Dengan Gambar



pertolongan pertama pada kecelakaan

Dalam Artikel Ini akan di bahas PERTAMA - KETIGA sedangkan LANGKAH KEEMPAT dan Penanganan Korban patah tulang, KLIK >>>> DISINI


Mengapa Kita Perlu Segera Menolong Korban Kecelakaan? 
  • Korban kecelakaan yang tidak segera ditolong dapat terancam kematian.
  • Pertolongan pertama yang tepat sebelum tenaga medis datang, dapat menyelamatkan jiwa korban dan mencegah kecacatan 

LANGKAH PERTAMA

Pastikan Korban Kecelakaan Masih Hidup atau Sudah Meningga
Prinsip Saat Melihat Kecelakaan di Jala:
  1. Hubungi 119
  2. Amankan Diri
  3. Amankan Lingkungan
  4. Amankan Korban 
 Lakukan Langkah berikut ini:
  1. Segera hubungi 119
  2. Sebelum menolong, pastikan diri anda tidak ikut celaka !
  3. Minta bantuan orang di sekitar anda untuk mengamankan lokasi kejadian.
  4. Matikan semua mesin kendaraan bermotor yang terlibat dalam kecelakaan. 
  5. Dahulukan menolong korban yang masih hidup. 
  6. Bila memungkinkan, pindahkan korban ke lokasi yang lebih aman dengan cara yang tidak memperparah korban. 
  7. Jangan memindahkan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan karena merupakan barang bukti kepolisian.

Cara cepat Pastikan Korban Kecelakaan Masih Hidup atau Sudah Meninggal:

Langkah-langkah pertolongan pertama pada kecelakaan
  1. Pastikan korban dalam kondisi sadar atau tidak.
  2. Dengar dan Rasakan hembusan napas korban dengan cara mendekatkan telinga/pipi ke hidung korban  sambil melihat pergerakan naik turunnya dada korban, untuk memastikan korban bernapas atau tidak.
  3. Periksa kuku korban dan menekannya, bila sudah dari awal pucat dan dingin, atau awalnya kemerahan dan diberi tekanan selama 2 detik, kemudian menjadi pucat dan tidak kembali kemerahan maka korban sudah meninggal 
Baca Juga:

Hal-hal yang tidak boleh dilakukan ApabilaMelihat Kecelakaan Di Jalan Raya

LANGKAH KEDUA

Bila Korban Masih Hidup, Apakah Korban Dalam Keadaan Sadar?

Lakukan langkah-langkah berikut:

1. Korban merespon dan dapat berkomunikasi aktif
 
Langkah-langkah pertolongan pertama pada kecelakaan
2. Respon hanya bila dipanggil namanya, cenderung tidur
Langkah-langkah pertolongan pertama pada kecelakaan
3. Berespon hanya bila diberi rasa nyeri. Respon hanya berupa erangan / usaha menepis
Langkah-langkah pertolongan pertama pada kecelakaan

4. Korban tidak memberikan respon setelah diberikan rangsang nyeri
Langkah-langkah pertolongan pertama pada kecelakaan
  

Bila Korban Sadar Dan Mengeluh Sesak Napas

Lepaskan semua yang mengikat pada tubuh korban seperti : 
  • Helm 
  • Jaket, dasi bila ada dan buka kancing kemeja korban 
  • Pengait celana korban tanpa membuka resletingnya. 
  • Longgarkan ikat pinggang pada celana korbanJangan memberi minum pada korban ketika sesak napas. 
  • Selanjutnya tunggu sampai bantuan medis datang
pertolongan pertama pada kecelakaan di jalan

Baca Juga:

Hal-hal yang tidak boleh dilakukan ApabilaMelihat Kecelakaan Di Jalan Raya

Membebaskan Korban Terjepit

Bila korban sadar, pastikan korban tidak panik. Jangan menarik korban secara paksa bila masih ada hambatan. Pastikan korban telah bebas dari semua hambatan/jepitan. Pada kondisi korban terjepit diantara 2 benda bergerak, cukup bebaskan disatu sisi dan jadikan sisi yang satu sebagai sandaran supaya korban tidak langsung terjatuh ketika jepitan dilepaskan.Jepitan antara kursi mobil dan dashboard/kemudi.

1. Posisikan sandaran kursi pada posisi tegak lurus.
pertolongan pertama pada kecelakaan di jalan raya
2. Posisikan korban bersandar pada sandaran kursi mobil, agar tetap menjaga daerah tulang belakang tetap lurus
pertolongan pertama pada kecelakaan di jalan raya
3. Mundurkan kursi sampai posisi maksimal
pertolongan pertama pada korban kecelakaan di jalan
4. Lepaskan sabuk keselamatan (safety belt) korban bila mudah dilepaskan atau dengan cara dipotong.
pertolongan pertama terhadap korban kecelakaan di jalan
  • Setelah tubuh korban terbebas dari himpitan, bebaskan bagian bawah (kaki) korban dari himpitan pedal rem/kopling. 
  • Bila ada kelainan bentuk pada kaki korban, hati-hati karena kemungkinan kaki korban dalam kondisi patah. Gerakan kaki hanya mengikuti arah sendi putar
pertolongan pertama terhadap korban kecelakaan di jalan


LANGKAH KETIGA

Saluran Napas Tidak Tersumbat

Tanda-tanda Jalan Napas Tersumbat:terdengar suara mendengkur atau berkumur.

1. Periksa apakah terdapat cedera pada kepala dan leher
 
pertolongan pertama terhadap korban kecelakaan di jalan
2. Jika tidak terdapat cedera pada kepala dan leher, maka buka jalan napas dengan cara “menengadahkan kepala korban dan mengangkat dagu korban” (Head Tilt – Chin Lift)
pertolongan pertama terhadap korban kecelakaan di jalan
3. untuk pasien dengan kecurigaan cidera kepala yang disertai cidera tulang leher, maka untuk membuka jalan napasnya digunakan cara “dorongan membuka rahang” yang dikenal dengan Jaw Thrust
pertolongan pertama kecelakaan di jalan
4. Untuk pasien dengan suara berkumur yang di duga cairan (darah, muntahan, dan sebagainya), miringkan tubuh korban ke satu sisi yang memungkinkan cairan dalam mulut korban mengalir keluar.


pertolongan pertama kecelakaan di jalan


Cedera kepala disebabkan adanya benturan yang cukup kuat di daerah kepala. Ditandai dengan luka yang cukup berarti, baik luka terbuka, memar,dan benjolan yang cukup besar.Korban dengan cedera kepala berat biasanya tidak sadar.Bila cedera kepala tidak berat, korban sadar namun mengeluh pusing dan nyeri di daerah kepala. 
Pada cedera kepala, hati-hati kemungkinan cedera tulang leher, sehingga lakukan: 
  1. Bila korban dalam posisi tidak terlentang, maka posisikan pasien terlentang dengan kaidah menjaga tulang leher.
  2. Bila korban masih menggunakan pelindung kepala (helm), lepaskan Helm dengan cara mengikuti kaidah melepaskan helm. 
  3. Bila korban berada di tengah jalan, pindahkan korban dengan kaidah menjaga tulang leher. 
  4. Letakkan korban pada alas yang datar dan keras. 
  5. Pastikan jalan napas korban tetap terbuka dan pernapasan cukup baik.

 Kaidah Menjaga Tulang Leher

1. Penolong memasukkan ke empat jari-jari tangan ke punggung korban persis pada tepi kiri dan kanan leher korban dengan ibu jari mengunci pada pundak korban.
pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas
2. Kemudian jepit kepala pasien dengan kedua lengan bawah agar posisi tetap tegak lurus.
pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas
 Lakukan tindakan ini sampai alat pelindung leher tersedia





Kaidah Melepaskan Helm

Harus dilakukan oleh dua orang penolong:


1. Penolong pertama menjaga kepala dan leher korban agar tidak bergerak dengan posisi kedua telapak tangan pada leher dan kepala. Posisikan jari-jari pada rahang bawah korban, untuk mencegah tergelincirnya helm bila tali pengikat lepas
pertolongan pertama korban kecelakaan lalu lintas
2. Penolong kedua melepas tali helm dari kaitnya atau bila sulit memotongnya.



pertolongan pertama korban kecelakaan lalu lintas
3. Penolong kedua meletakkan satu tangan pada sudut rahang dengan ibu jari pada satu sisi dan jari-jari lainnya pada sisi lain. Sementara tangan yang lain menopang area belakang kepala
pertolongan pertama korban kecelakaan lalu lintas
4. Penolong pertama kemudian melebarkan helm ke kedua sisi hingga melebihi telinga dan secara hati-hati melepaskan helm. Bila helm nya model tertutup maka kaca penutup harus dilepaskan terlebih dahulu.
pertolongan pertama korban kecelakaan lalu lintas


 

Baca Juga:

Hal-hal yang tidak boleh dilakukan Apabila Melihat Kecelakaan Di Jalan Raya

LANGKAH KEEMPAT dan Penanganan Korban patah tulang, KLIK >>>> DISINI

 


Sumber: 
Katalog Terbitan Kementerian kesehatan RI, Direktorat Jenderal kesehatan masyarakat;
Buku Saku Pertolongan Pertama Kecalakaan Di Jalan Raya.


Baca juga:


Daftar Pustaka: 
  1. AHA Guidelines Update for Cardiopulmonary Resuscitation and Emergency Cardiovascular, Care http://circ.ahajournals.org 
  2. Ditjen Bina Pelayanan Medik Departemen Kesehatan, The Johanniter Internastonal Assistance. Panduan Pertolongan Pertama, 2009. 
  3. Ditjen Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan, Kurikulum Pelatihan Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD) Tim Puskesmas di DTPK, 2011. 
  4. Kleinman et al, Adult Basic Life Support and Cardiopulmonary Resuscitation Quality, 2015. 
  5. PPGD Awam, Sebaiknya Anda Tahu Panduan Orang Awam Menghadapi Keadaan Gawat darurat Sehari-hari, 2005.  
  6. Reichman Erick F, Simon Robert R, Emergency Medicine Procedure,3rd edition, McGraw- Hills, 2018.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel