Setiap Hari, Freeport Hasilkan 240 Kg Emas dari Papua


PT. Freeport adalah salah satu Perusahaan Pertambangan Terkemuka di Dunia yang telah beroperasi sejak tahun 1973 di Papua di gunung Grasberg. Freeport memiliki tambang emas dan tembaga bawah tanah terbesar di dunia. Masih ada cadangan tembaga sebanyak 2 Miliar Ton Hingga 2052. Besar investasi Freeport di Papua (2019-2024) sebesar 15,2 Miliar Dollar atau setara 212 Triliun Rupiah. Investasi itu diluar pembangunan smelter yang nilainya mencapai 3 Miliar Dollar atau 42 Triliun Rupiah. Saat ini, saham Freeport, 26, 24 persen dimiliki oleh pemerintah Indonesia yang kelola oleh PT. Inalum. 25 Persen dimiliki oleh PT. Papua Metal dan Mineral, dan 48,76 persen dimiliki oleh PT. Freeport McMoran.

Menurut data tahun 2018, Freeport menghasilkan 6.065 ton konsentrat per hari.  Konsentrat adalah Pasir olehan dari buatan tambang (ore) yang mengandung emas, tembaga dan perak. Dari data freeport, setiap konsentrat mengandung 26,5 tembaga. Setiap Ton konsentrat mengandung 39,4 gram emas dan 79,37 gram perak.
Jadi, setiap Hari, kami hasilkan 240 Kg Emas. Kata Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia, Tony Wenas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel