Makna Hidup


Makna kehidupan


Sahabatku yang baik hati dimanapun saja berada, mari kita simak dan laksanakan seperti apa yang di ingatkan nasehat di bawah ini :
*Waktu kita sedang "Jaya", kita merasa banyak teman di sekeliling kita
*Waktu kita sedang "Berkuasa", kita percaya  diri melakukan apa saja
*Waktu kita sedang "Tak Berdaya", barulah kita sadar siapa saja sahabat sejati yang ada.
*Waktu kita sedang "Jatuh", kita baru sadar selama ini siapa saja teman yang memperalat dan memanfaatkan kita.
*Waktu kita sedang "Sakit*", kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi harta.
*Manakala kita "Miskin", kita baru tahu jadi orang harus banyak memberi/menderma dan saling membantu.

*Masuk "Usia Tua", kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.
*Saat "di Ambang Ajal", kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia sia.

*Hidup tidaklah lama.
Sudah saatnya kita bersama sama membuat HIDUP LEBIH BERHARGA:
Saling menghargai,
Saling membantu,
Saling memberi,
Saling mendukung, dan
Saling mengasihi.

*Jadilah teman setia tanpa syarat
Tunjukkanlah bahwa kita masih mempunyai Hati Nurani yang tulus
Apa yang ditabur itulah yang akan dituai.
*Allah tidak pernah menjanjikan
bahwa : langit itu selalu biru, bunga selalu mekar, dan mentari selalu bersinar.
*Tapi ketahuilah bahwa Allah :
Selalu memberi pelangi di setiap badai.
Memberi senyum di setiap air mata.
Memberi kasih sayang dan berkah di setiap cobaan, dan Jawaban di setiap doa.
*Jangan pernah menyerah, terus berjuanglah, Life is so beautiful and colourful.
*Hidup bukanlah suatu tujuan, melainkan sebuah perjalanan.
*Saudaraku yang baik indahnya hidup bukan karena banyak orang mengenal kita, namun berapa banyak orang yang bahagia karena kita.
*Jangan pernah menjadi "gunting"
Karena gunting bisa memotong sesuatu menjadi terpisah...
Tapi jadilah "jarum", meskipun kecil tetapi bisa menyatukan apa yang sudah terpisah.

Semoga bermanfaat buat kita semua
Allohumma Amin.


Artikel Terkait:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel