Pedoman Wawancara Penelitian Proses MUSRENBANG Kelurahan

Pedoman Wawancara Penelitian Proses MUSRENBANG Kelurahan

Bagian 1: Biodata Responden:
1. Ketua LMP
Nama : ...........
Alamat : ..............
Jenis Kelamani : Laki-laki
Umur : 60 tahun
Pekerjaan : pensiunan
Jabatan : Ketua LPM Airnona

2. Ketua PKK
Nama : ........
Jenis kalamin : Perempuan
Alamat : .....
Umur : 40 tahun
Pekerjaan : Swasta
Jabatan : Ketua Kelompok Perempuan

3. Anggota Kelompok Perempuan

Nama : ........
Jenis kelamin : perempuan
Alamat : ......
Umur : 46 tahun
Pekerjaan : Swasta
Jabatan : bendahara sekaligus pengawas serta pelatih koperasi
perempuan Kelurahan Airnona
                       

HASIL WAAWNCARA DENGAN KETUA LPM
PROSES MUSRENBANG DI KELURAHAN AIRNONA KOTA KUPANG
Ketua LPM
1.      Pra Musrenbang
Proses ini disebut juga dengan proses penjaringan aspirasi masyarakat dimana tim dari LPM mengidentifikasi  dan menganalisa kebutuhan serta masalah-masalah pembangunan yang ada di setiap  RT yang di teropong dari  dua aspek, yaitu:
  • Aspek Fisik yang meliputi pembangunan jalan, jalan setapak, deker dan sarana prasarana lainnya yang berhubungan kerusakab fisik.
  • Aspek non fisik yaitu yang berhubungan dengan ekonomi dan social budaya. Seperti kesehatan masyarakat mulai dari kesehatan balita hingga orangtua, pendidikan anak usia dini (PAUD), dan lain-lain.
2.      Penentuan Skala prioritas
Dalam penentuan skala prioritas akan diberikan ranking berdasarkan analisa kebutuhan di atas.
3.      Musrenbang
Setelah semua masalah diidentifikasi oleh tim pekerja  lapangan akan disampaikan pada saat Musrenbang yang di hadiri oleh pemerintah dan hingga tokoh-tokoh masyaraknat. Kelompok-keompok yang terlibat dalam Musrenbang ini adalah pemerintah kota, Dewan Perwakilan Rakyat yang mewakili daerah pemilihan kecamatan Kota Raja, lurah, tokoh masyarakat, ketua RT/RW, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh permpuan, perempuan (PKK, Koperasi perempuan, Kelopmpok yang dibawah binaan Appek dan lain-lain).

Catatan: semua proses berjalan dengan baik namun pelaksanaannya yang sering kali tidak berjalan karena kendala pendanaan yang pada hahekatnya adalah kewenangan pemerintah kota untuk mengucurkan dana.  

HASIL WAWANCARA DENGAN KETUA PKK
PERANAN PEREMPUAN DALAM PROSES MUSRENBANG
DI KELURAHAN AIRNONA KOTA KUPANG
Ketua PKK
Di kelurahan Airnona terdapat forum perempuan yang bertugas untuk mengakomodir semua kepentingan-kepentingan perempuan dan anak di kelurahan Airnona sebelum mengaspirasikannya ke tingkat kelurahan dan atau kecamatan hingga pemkot. Sebelum melakukan Musrenbang di tingkat kelurahan, biasanya forum ini melakukan musrenbang internal antara perempuan yang biasa disebut “Pra Musrenbang”. Dalam kesempatan itu, semua anggota forum mendiskusikan semua kebutuhan perempuan dan anak di Kelurahan Airnona. Selain itu, biasnya da forum diskusi kampong yang dihadiri oleh tenaga-tenaga ahli sperti dokter dan pakar gizi yang dapat menjaring aspirasi untuk ke tingkat yang lebih jauh (kelurahan).
Setelah melaksanakan pra Musrenbang, giliran semua aspirasi itu di sampaikan dakam forum Musrenbang di Kelurahan bersama semua undangan sperti lurah, para ketua RT/RW, tokoh agama, tokoh Masyrakat, pemuda, pihak kecmatan, dan bahkan pemerintah kota dan DPR yang mewakili kelurahan airnona.
Usulan-usulan yang berhubungan dengan kepentingan perempuan sperti: pelatihan, modal usaha, kesehatan ibu hamil, isu KDRT, gizi buruk, dan kesehatan reproduksi, insentif kader posyandu, dsb.
Beberapa forum perempuan yang dijadikan sebagai sarana penjaringan informasi bagi kaum perempuan di Kelurahan Airnona antara lain adalah, PKK, kaum perempuan yang berada di bawah pembinaan bengkel Appek, koperasi perempuan dan kelompok perempuan usaha kecil.
Sekali pun hingga saat ini kelompok perempuan ini belum mendapat dana dari pemerintah kota tetapi mereka sudah mempunyai kelompok yang permanen yaitu koperasi perempuan yang memberikan peluang kepada semua kaum perempuan untuk simpan pinjam dan membangun usaha kecil menengah. Dan salah satu cara yang dilakukan oleh kelompok ini adalah melakukan pelatihan dengan mendatangkan tenaga ahli dalam berwirausaha.

HASIL WAWANCARA DENGAN ANGGOTA PKK
Anggota PKK
Dalam proses Musrenbang di Kelurahan Airnona biasanya diawali dengan Pra Musrenbang atau Musrenbang secara internal antara ketua dan anggota forum perempuan, dimana hal itu sebagai ajang untuk menjaring aspirasi dari para perempuan dan memprioritaskan kebutuhan dasar yang akan didiskusikan pada tingkat kelurahan. Dalam penyampaian pendapat ini ternyata sekalipun masih didominasi oleh laki-laki baik dari segi jumlah maupun keagresifan mereka dalamp memaparkan pendapatnya tetap ada kompetisi pendapat antara kaum laki-laki dengan perempuan ketika penentuan skala prioritas kebutuhan dasar.
Kaum laki-laki pada umumnya lebih menekankan pada kebutuhan sarana dan prasarana atau kebutuhan fisik, seperti pembangunan jalan, jembatan, perbaikan administrasi, jalan setapak, dll, sedangkan perempuan lebih menekankan pada ekonomi produktif untuk perbaikan ekonomi keluarga, kesehatan anak dan ibu, pendidikan bahkan kesehatan orang sakit jiwa, dll.

Catatan: semua proses berjalan dengan baik namun pelaksanaannya yang sering kali tidak berjalan karena kendala pendanaan yang pada hahekatnya adalah kewenangan pemerintah kota untuk mengucurkan dana. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel