Analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunity, Threats) PRAKTEK LAPANGAN DI DESA OELOMI KABUPATEN KUPANG


cara mengidentifikasi masalah dengan menggunakan analisis swot

Analisis  SWOT  Untuk Menyelesaikan masalah pembangunan Karang Taruna

(PRAKTEK LAPANGAN DI DESA OELOMIN KABUPATEN KUPANG. Analisis ini untuk para pemuda karang taruna di Desa Oelomi, Kabupaten Kupang)

Pengertian Analisis SWOT

SWOT adalah singkatan dari Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman).


Analisis SWOT mengatur kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman utama Anda ke dalam daftar yang terorganisir dan biasanya disajikan dalam bilah kisi-kisi yang sederhana.Strengths (kekuatan) dan Weaknesses (kelemahan) adalah berasal dari internal perusahaan Anda. hal-hal yang dapat Anda kontrol dan dapat berubah. Contohnya termasuk siapa yang ada di tim Anda, paten dan properti intelektual Anda, dan lokasi Anda.
Opportunities (peluang) dan Threats (ancaman) adalah hal eksternal yang mempengaruhi bisnis atau hal-hal yang terjadi di luar perusahaan Anda pada pasar yang lebih besar. Anda dapat memanfaatkan peluang dan melindungi dari ancaman, tetapi Anda tidak dapat mengubahnya. Contohnya termasuk pesaing, harga bahan baku, dan tren belanja pelanggan. Sumber: https://cpssoft.com/


Cara mengidentifikasi masalah dengan menggunakan analisis SWOT

Teknik Analisis SWOT 

Teknik analisis SWOT dapat dilakukan dengan mengidentifikasi hal-hal sebagai berikut:

A. Faktor Internal Analisis SWOT


1. Strengths (Kekuatan)

  • Pemuda mempunyai minat dan bakat dalam olah raga (bola voly);
  • Pemuda memiliki keahlian dalam bidang otomotif (bengkel).

2. Weakness (kelemahan)

  • Belum tersedianya fasilitas yang memadai seperti lapangan, net, bola yang layak untuk memfasilitasi bidang tersebut terutama pada saat latihan.
  • Belum ada koordinasi antar pemuda dalam pembentukan tim permainan Voly sehingga sulit untuk melakukan latihan terutama ketika ada pertandingan. Hal ini dikarenakan tidak konsensus untuk memilih salah seorang diantara mereka sebagai koordinator atau ketua pemuda.
  • Kualitas SDM rendah. Masalah ini akibat dari tingkat pendidikan pemuda yang relative rendah karena hanya berkisar antara pendidikan Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama. Dalam wilayah desa ini hanya terdapat satu SD yakni SDN Tunfeu, sedangkan SMP di luar wilayah pemerintahan Desa Oelomi. Dengan demikian maka sulit dijangkau oleh anak-anak yang ingin sekolah.
  • Kehidupan ekonomi orangtua yang tergolong rendah sehingga memaksa anak-anak muda di sana harus membantu orangtua untuk mencari nafkah dengan demikian sekolah pun terbengkalai. Ini juga tentu berakibat buruk dengan kehidupan dan kepribadian anak-anak hingga menjadi dewasa.

B. Faktor Eksternal Dalam Analisis Swot


1. Opportunity (Peluang)

  • Adanya dukungan dari pemerintah desa.
  • Adanya partisipasi dari para pemuda.
  • Adanya dukungan dari orang tua dan tokoh masyarakat.
2. Threats (Ancaman)
  • Adanya kejenuhan dari para atlet pada saat latihan.
  • Pemilihan koordintor pemuda yang belum tentu mampu mengkoordinir semua pemuda.
  • Sikap apatis dari pemuda yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman dalam bidang olahraga bola voly.
  • Tidak adanya pelatih dan pembina yang dapat dipercaya dalam memupuk kemampuan dan keterampilan pemuda.

Alat dan Strategi Analisis SWOT

A. STRATEGI TOWS dalam Analisis SWOT

1. Mengidentifikasi Faktor Internal

a. STRENGTH (Kekuatan)

  • Pemuda mempunyai minat dan bakat dalam olah raga (bola voly);
  • Pemuda memiliki keahlian dalam bidang otomotif (bengkel).

b. WEAKNESS (Kelemahan)

  • Belum tersedianya fasilitas yang memadai seperti lapangan, net, bola yang layak untuk memfasilitasi bidang tersebut terutama pada saat latihan.
  • Belum ada koordinasi antar pemuda dalam pembentukan tim permainan Voly sehingga sulit untuk melakukan latihan terutama ketika ada pertandingan. Hal ini dikarenakan tidak konsensus untuk memilih salah seorang diantara mereka sebagai koordinator atau ketua pemuda.
  • Kualitas SDM rendah. Masalah ini akibat dari tingkat pendidikan pemuda yang relative rendah karena hanya berkisar antara pendidikan Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama. Dalam wilayah desa ini hanya terdapat satu SD yakni SDN Tunfeu, sedangkan SMP di luar wilayah pemerintahan Desa Oelomi. Dengan demikian maka sulit dijangkau oleh anak-anak yang ingin sekolah.
  • Kehidupan ekonomi orangtua yang tergolong rendah sehingga memaksa anak-anak muda di sana harus membantu orangtua untuk mencari nafkah dengan demikian sekolah pun terbengkalai. Ini juga tentu berakibat buruk dengan kehidupan dan kepribadian anak-anak hingga menjadi dewasa.

2. Mengidentifikasi Faktor Eksternal

1. Opportunities (peluang)


Makalah lengkap BACA >>> DISINI


________________________________________  
KONTRIBUTOR/PENULIS: Sdr. Elkana Goro Leba, MPA.  Artikel ini disesuaikan dari berbagai sumber, Mohon maaf bila ada kesalahan pengutipan atau informasi yang kurang tepat karena "TIADA GADING YANG TIDAK RETAK"Terima kasih, karena sudah mampir. Salam!
JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTAR DI BAWAH.
________________________________________ 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel